Sat. Jul 24th, 2021

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Diduga Salah Satu Perusahaan HI Yang Terletak di Jalan Raya Balaraja Persulit Karyawan Cairkan BPJS

2 min read

Tangerang KoranPenelusuranKasus – www.korankpk.com

Sangat memprihatinkan nasib buruk dialami kurang lebih sekitar 500 karyawan yang belum jelas nasibnya diduga akibat ulah dari oknum perusahaan karyawan mengalami ke tidak pastian lantaran mereka tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut Namun status mereka di perusahaan belum di nonaktifkan 

Bahkan beberapa karyawan yang sempat ditemui oleh awak media menuturkan kekecewaannya terhadap perusahaan karena nasib mereka masih belum mendapat kepastian Saat ditanya beberapa karyawan ini mengatakan kan tidak tahu lagi harus berbuat apa

“Saat dikonfirmasi di tempat terpisah LS salah seorang karyawan mengatakan kepada Wartawan untuk saat ini saya sudah tidak mengharapkan apa-apa lagi pak tujuan saya datang ke perusahaan ini hanya menginginkan penonaktifan peserta BPJS namun dari pihak perusahaan sangat mempersulit saya”

“Padahal dulu pihak perusahaan sempat menawarkan ke saya kalau mau BPJS nya di nonaktifkan maka saya harus rela di potong gajinya selama 2 bulan untuk tidak dibayar, Pada saat itu jelas saya menolaknya dan tidak bersedia Namun ternyata memang saya sangat dipersulit makanya sekarang saya datang ke perusahaan dengan harapan mengikuti keinginan perusahaan  dengan dipotong gajih 2 bulan saya yang penting BPJS saya dinonaktifkan karena saya ingin mencairkan BPJS  imbuh LS kepada Wartawan

Bahkan saat Wartawan mengkonfirmasi salah seorang security ia pun mengatakan kepada jangankan karyawan yang lain Pak saya sendiri aja security sudah hampir 3 bulan tidak menerima gaji saya bingung untuk saat ini harus berbuat apa bahan untuk makan saja sangat sulit pak entah sampai kapan ketidakpastian perusahaan ini berlangsung

Saat hendak dikonfirmasi terkait Nasip para buruh kadis Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang sedang tidak berada di tempat bahkan saat hendak menemui beberapa pegawai mereka terkesan saling lempar tanggung jawab ( Tim Investigasi )