Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dan Hari Jadi Ngawi ke-666, Kecamatan Kedunggalar menggelar karnaval budaya yang berlangsung pada tanggal 24 Agustus 2024.
Koran Penelusuran Kasus (Korankpk) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dan Hari Jadi Ngawi ke-666, Kecamatan Kedunggalar menggelar karnaval budaya yang berlangsung pada tanggal 24 Agustus 2024.
Acara yang dinantikan oleh masyarakat ini mengusung tema “Gemah Ripah Loh Jinawi,” yang menggambarkan Ngawi sebagai negeri yang subur dan penuh kekayaan alam, sekaligus sebagai negeri pangan berkelanjutan.
Karnaval ini diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga peserta dari kalangan umum Meliputi IGTK, HIMPAUDI, BROILER, MUSLIMAT NU, SERTA WARGA SEKITAR KEDUNGGALAR, Para peserta dengan penuh semangat menampilkan beragam atraksi budaya yang mencerminkan kekayaan budaya di Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Salah Satu Panitia Karnaval (Bu Trijayanti) Mengatakan “bahwa Rute karnaval dimulai dari Sidowayah dan berakhir di Lapangan Merdeka Kedunggalar”.merupakan sebuah kehormatan bagi saya ditunjuk sebagai panitia dalam rangka karnaval budaya ini, Masyarakat sekitar dengan antusias tumpah ruah di sepanjang jalan, menyaksikan parade yang penuh warna dan nuansa budaya lokal tersebut.
Salah satu pengunjung, Bapak Darminto (49), mengungkapkan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan karnaval ini. “Karnaval ini luar biasa, mengingatkan kita pada pentingnya melestarikan budaya lokal. Anak-anak juga sangat antusias, dan ini bagus untuk pendidikan mereka,” ujarnya.
Ibu sofi (37), seorang ibu rumah tangga, juga mengungkapkan kekagumannya. “Saya sangat terhibur dengan penampilan peserta karnaval. Semuanya sangat kreatif dan menggambarkan kekayaan budaya kita. Saya berharap acara seperti ini bisa terus diadakan setiap tahun,” kata Ibu sofi.
Camat Kedunggalar (Noryadi Moh. Arifin,M.Pd). Berharap” Semoga Karnaval budaya ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, akan tetapi juga sebagai media untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya Ngawi khususnya kedunggalar kepada Anak anak dan generasi muda. ungkapnya.
Hadi, kpk (Www.korankpk.com)






