February 8, 2023

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

PUPR Meninjau Pembangunan Infrastruktur Kota Solo

2 min read

Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dalam kunjungan kerja ke Solo, Jawa Tengah, pada hari Jumat (4/11). Beberapa lokasi yang ditinjau adalah progres pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo, Penataan Kawasan Ngarsopuro, dan Revitalisasi Balekambang.

Lokasi pertama yakni meninjau pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo yang rencananya akan diresmikan pada 17 November nanti. Pembangunannya dilaksanakan di atas lahan seluas 26.581 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai dan dilengkapi lift.

Menteri PUPR meninjau seluruh ruangan maupun taman masjid tersebut. Beliau juga memberikan beberapa, di antaranya pertama, untuk tulisan atau kaligrafi asmaul husna yang ada pada dinding masjid, agar diperbaiki dengan mengganti ukuran tulisannya yang lebih besar dan warna hitam, sehingga mudah terbaca oleh jemaah masjid.

Kedua, yakni sistem drainase di area wudhu juga perlu diperhatikan, supaya sesuai dengan fungsinya masing-masing. “Untuk keran air agar dicek satu per satu. Tadi, masih ada yang goyang dan panjangnya disesuaikan agar air tepat jatuh ke lubang drainase,” tutur Menteri PUPR.

Selanjutnya, pada kawasan parkir masjid, pihaknya sudah menghubungi Pangdam IV Diponegoro, selaku pemilik lahan yang akan digunakan sebagai tempat parkir. Lahan yang ada di seberang masjid tersebut rencananya juga akan digunakan untuk gedung Islamic Center bantuan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Kemudian, rombongan beranjak ke lokasi kedua, yaitu proyek Revitalisasi Kawasan Ngarsopuro. Menteri PUPR memprediksikan renovasi kawasan Ngarsopuro Solo dapat selesai lebih cepat dari perhitungan awal. Beliau mengatakan sejauh ini sudah menghubungi para supplier sejumlah ornamen yang akan dipasang di kawasan tersebut.

Walikota Surakarta menambahkan saat ini beberapa pengerjaan kawasan Ngarsopuro hingga Gatot Subroto yang masih kurang, yakni pengadaan pot bunga, tanaman, dan fabrikasi untuk ornamen di sejumlah toko.

Selain itu, beberapa ornamen yang juga belum datang, di antaranya kanopi dan lampu-lampu. Meski demikian, beliau memastikan pengerjaan sesuai dengan waktu yang disepakati bahkan bisa lebih cepat.

Rangkaian kunjungan kerja yang terakhir, adalah di proyek revitalisasi Taman Balekambang Surakarta. Adapun revitalisasi yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi awal Taman Balekambang sebagai Kebon Rojo atau Kebun Raja.

Beliau juga berpesan terkait revitalisasi ini, untuk lebih mengedepankan keseimbangan dan keramahan lingkungan agar lebih banyak ruang terbuka hijau yang tetap menjaga kealamiahannya. “Jadikan botanical garden yang alami dengan tidak menebang pohon dan terlalu banyak menggunakan beton. Penggunaan pembatas tidak pakai beton tapi pakai batu alam,” ujar Menteri PUPR.

Diharapkan adanya pembangunan di Kota Solo dapat mengubah wajah baru kota ini. Sehingga bisa memberikan fasilitas yang lebih memadai bagi warganya. Demikian dapat tercipta kesejahteraan warga Kota Solo.
Agnia Primasasti / TIM –I.NET