February 8, 2023

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

PSHT Pusat Madiun Cabang Ngawi Gelar Ritual Pengambilan Tanah Dan Air di 5 Titik Tempat di Kabupaten Ngawi

2 min read

Ritual Pengambilan Tanah Tersebut Dalam Rangka Peringatan “Satu Abad PSHT”/Terate Emas 100 Tahun”

Koran Penelusuran Kasus _www.korankpk.com Ngawi

Menjelang satu abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), cabang Ngawi mengadakan prosesi ritual pengambilan tanah dan air secara serentak di 5 tempat, yaitu Desa Girikerto (Sine), Rejuno (Karangjati), Tawun (Kasreman), Mantingan (Mantingan) dan Babadan (Paron).

Ketua Cabang PSHT Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, M.H,M.S.i menyampaikan prosesi penyatuan tanah dan air dilakukan serentak, merupakan acara untuk menyambut satu abad atau Terate Emas 100 tahun PSHT sejak berdirinya tahun 1922-2022.

“Dalam prosesinya tetap mengedepankan adat istiadat merupakan khasanah bangsa, karena
PSHT hidup di masyarakat dan sangat menghargai tradisi yang ada,” ucapnya.Pada rabu,
(01/6/2022).

Lebih lanjut, Antok (sapaan akrab ketua) mengatakan mengapa PSHT cabang Ngawi mengambil
di 5 tempat pengambilan tanah dan air, itu merupakan budaya Jawa yang dikenal istilah Papat Kiblat Lima Pancer. Tanah dan air yang disatukan dalam upacara itu diambil dari empat penjuru wilayah Kabupaten Ngawi.

Yakni dari Kecamatan Sine (selatan), Karangjati (timur), Kasreman (utara), dan Mantingan (barat). Untuk pusat atau pancernya diambil dari Umbul Jambe (Paron).

“Tanah dan air yang berasal dari 5 tempat dijadikan satu disini, yaitu wisata riligi umbul jambe (Paron) yang nantinya diserahkan ke Padepokan Agung PSHT Pusat Madiun, akan menjadi dasar pembangunan monumen satu abad Terate Emas bersama,” jelasnya.

Dalam Prosesi itu, Ketua Cabang PSHT Kabupaten Ngawi berpesan agar selalu bisa memberikan kontribusi positif. “PSHT besar dan ada karena masyarakat, oleh sebab itu semua warga PSHT dapat memberikan kontribusi positif, berpartisipasi di sendi kehidupan demi nama baik serta Kebesaran Organisasi Tercinta” harapannya

(Hadi, S. KPK)