Fri. Sep 17th, 2021

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Pemdes Jogorogo Mengalokasikan Dana PMT Sumber Dari Dana Desa Sebesar 7.500/balita/bulan

2 min read

Ngawi – Jogoro – korankpk.com …

Dalam Rangka mendukung kegiatan penanggulangan “stunting” Pemdes Jogorogo mengalokasikan dana PMT yang bersumber dari dana desa sebesar 7.500/balita per-bulan sejumlah 530 balita dari 11 posyandu di desa Jogorogo kec.jogorogo kabupaten Ngawi

Dok; Aripin,KPK

Didalam peraturan pemerintah (PP) nomor 22 tahun 2016 tentang penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa (DD) dalam hal kegiatan prioritas bidang pemberdayaan masyarakat desa.

Tujuan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat salah satunya bidang kesehatan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita gizi buruk (stunting) salah satu upaya pencegahan dan penurunan angka prevelensi stunting di desa Jogorogo agar kedepan desa Jogorogo bisa bebas stunting.

Pemerintah Desa Jogorogo Kecamatan Jogorogo menganggarkan Dana Desa (DD) bagi kesehatan balita dengan pengadaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) diharapkan balita seabagai generasi muda dan penerus desa dapat tumbuh dengan baik dan dapat menjadi generasi unggul didesa pada masanya.

Melalui program pemberdayaan masyarakat untuk balita gizi buruk (stunting) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan optimalisasi Dana Desa (DD) tahun 2021. Kepala Desa Jogorogo (Nur Ekawati, SE) yang akrab dipanggil dengan bu Nur, menyampaikan pemberian makanan tambahan ini guna mencegah balita yang ada didesa termasuk yang ada di desa Jogorogo yang mengalami gizi buruk (stunting) pemberian makanan Tambahan untuk balita ini merupakan program pemberdayaan masyarakat yang anggaranya bersumber dari dana desa tahun 2021 dan kami pemdes Jogorogo setiap bulannya menganggarkan 7.500 per-balita sejumlah 530 balita dari 11 posyandu yang ada di desa Jogorogo untuk PMT Balita Gizi Buruk (stunting) saat ini pemdes Jogorogo melakukan berbagai upaya kegiatan untuk mencegah Stunting pada anak salah satunya melalui pemberian PMT.

Untuk pemberian makanan tambahan (PMT) pada bulan ini berupa Nasi,Sup,Rolade, Bubur kacang Ijo dan Buah Pisang, namun karena masih dalam masa pandemi covid-19 maka kegiatan posyandu dilaksanakan dor to door kerumah serta pemberian PMT dan penimbangan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Harapan kami selaku Pemerintah Desa jogorogo, perangkat desa termasuk juga bidan desa agar stunting didesa jogorogo turun bahkan hilang sama sekali sehingga mereka dapat melanjutkan pertumbuhan seperti anak anak balita sebayanya” pada hakekatnya Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat tidak hanya untuk infrastruktur saja tetapi kami juga memaksimalkan penggunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat, semakin banyak melakukan inovasi pemberdayaan maka InsyaAllah kesejahteraan masyarakat akan meningkat” tutup Nur Ekawati, SE. (Aripin,KPK)