January 20, 2022

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Nurhanikmah !!! Gadis Yatim Tulang Punggung Keluarga Kerja Di RS. KSH Pati

3 min read

Pati, Koran Penelusuran Kasus (KPK) – www.korankpk.com


Dikalangan Masyarakat, gadis kelahiran 97 yang memiliki nama Nurhanikmah alias(hani) warga Desa Mintomulyo Juwana Pati ini sangatlah dikenal santun dan pintar, dia bekerja di RS. KSH Pati sebagai karyawan kontrak dibagian Admisi selama satu tahun, dan diapun ternyata menjadi tulang punggung keluarga membantu ibunya mencari nafkah, semenjak ayahnya meninggal dunia satu tahun yang lalu, kamis 13/01/2022

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media korankpk dilapangan, rupanya Nurhanikmah ini memiliki satu saudara yaitu adik laki laki, yang harus ditanggung segala pembiayaan sekolahnya setelah ayahnya meninggal dunia, dia hidup serumah bertiga, yaitu dengan ibu dan adiknya,

Namun siapa sangka sosok gadis yang dikenal santun dan pintar sekaligus jadi tulang punggung keluarga ini mengalami musibah, di tempat kerjanya RS. Keluarga Sehat (KSH) Pati, dengan kontrak kerja selama satu tahun, sebagai karyawan bagian Admisi, pada tanggal 10 Desember 2021, dia kehilangan uang sejumlah rp.30.000.000, 00 (tiga puluh juta) milik RS. KSH yang ditaruh di laci tempat kerjanya, saat ditinggal istirahat makan dan sholat,

Kepada awak media Koran penelusuran Kasus(KPK), Nurhanikmah menceritakan kronologis kejadian tersebut, bahwasannya pada waktu jam istirahat dia menaruh uang di laci tempat kerjanya, dan setelah dia kembali lagi membuka laci tersebut, uang yang ada didalam laci hilang dengan jumlah rp. 30.000.000,00 (tiga puluh juta), lanjutnya

Lalu dia bergegas nanya pegawai yang dekatan dengan ruangannya yaitu anak anak radiologi, dia bertanya apakah ada yang masuk ruangan kerja saya waktu saya keluar tadi, anak anak radiologi menjawab, ada” tapi saya tidak kenal, lanjut saya memberikan laporan keatasan yaitu Bu Ari Erliana dan Bu Anna selaku manager keuangan, kemudian di bukakanlah CCTV, terlihat perempuan memakai gaun warna biru dan masker warna pink serta celana panjang, rambut cepak, menurut dugaannya dia adalah pagawai RS. KSH juga yang setara dengan kerjanya, paparnya

Nurhanikmah juga sempat mengadukan masalah ini ke om nya, dan om nya menelfon pak Direktur DR.Kelvin , memberitahukan bahwa di RS KSH, ada kejadian pencurian uang di tempat kerja keponakannya, namun siapa sangka nasib berkata lain, bukannya dari pihak RS. KSH mengusut kasus pencurian uang tersebut, malah saya disodori surat oleh atasan saya yaitu Bu Anna selaku Manager keuangan dan disuruh tanda tangan, bahwa saya harus bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut dengan cara mengangsur potong gaji, karna menurutnya ini dianggap kelalaian, dan kontrak kerja saya yang seharusnya sudah selesai, kini diperpanjang lagi, karna saya diharuskan mengembalikan uang yang hilang tersebut sampai lunas, ungkap Nurhanikmah sambil menangis

Mendapatkan informasi seperti itu, kami dari awak media korankpk, menindaklanjuti mendatangi RS. KSH guna klarifikasi, yaitu pada hari rabu, tanggal 12 Januari 2022, sekira pukul. 14.27 wib, namun upaya kami gagal alias nihil, sesampainya di RS. KSH Pati kami bertemu dengan satpam dan manager yang hanya meminta identitas kami sebagai media, tidak berani memberikan jawaban jawaban atas klarifikasi kami dan kamipun diarahkan ke Humas, namun pada saat itu manager KSH yang enggan mengasih tau namanya bilang kalau saat ini Humas sedang luar Kota ke Semeru, nanti kalau udah datang tak beritahu biar masnya di telfon, papar Manager RS. KSH

Namun hingga berita kami naikkan dari pihak Humas RS. KSH belum juga menghubungi kami awak media Koran Penelusuran Kasus (KPK), Nurhanikmah beserta Ibunya, memohon kapada pihak RS KSH, kiranya membantu meringankan bebannya, karna ini bukan suatu perbuatan yang disengaja, melainkan pencurian yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai lainnya,

(JN/RED).