January 20, 2022

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Diduga Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Tidak Perdulikan Nasib Pasien Miskin

2 min read

Tangerang, KoranPenelusuranKasus – sudah jatuh tertimpa tangga begitu pepatah yang cocok buat pasangan suami Istri Herman bagaimana tidak ditengah himpitan ekonomi yang sangat sulit di masa merebaknya wabah virus Corona dan berbagai macam aturan pemerintah yang dijadikan dalih untuk mempersulit warga miskin dalam mendapatkan pelayanan kesehatan

Bagaimana tidak saat anaknya terbaring di rumah sakit Umum Paku Haji Herman sangat depresi dengan tagihan rumah sakit pasalnya iya tak memiliki cukup uang untuk membayar biaya tagihan pengobatan di rumah sakit pasalnya ia tergolong Orang miskin meskipun dia tinggal di Ketapang kurang lebih selama dua tahun namun iya tak menyangka jika anaknya akan mengalami sakit yang mengharuskan ia di rawat di rumah sakit

Dengan kondisinya yang serba kekurangan ia coba mengurus Jamkesda di Kabupaten Tangerang namun saat ia melakukan pengurusan dia terbentur permasalahan data karena selama tinggal kurang lebih dua tahun Herman hanya memiliki surat domisili namun atas saran petugas rumah sakit ia berusaha mengurus kelengkapannya

Namun setelah ia berhasil mengurus dan mengumpulkan berkas serta data datanya, iya kecewa karena pihak dinas Kesehatan menolak data tersebut dengan alasan terlambat.

“Saat ditemui tim investigasi media KPK Herman selaku orang tua pasien mengatakan kepada awak media saya sangat kecewa dengan rumah sakit Umum Pakuhaji dan Oknum pegawai dinas Kesehatan Pak, karena saya melengkapi data itu atas inisiatif / arahan pegawainya”

“namun kenapa setelah data itu jadi, dia bilang terlambat seharusnya kalau memang tidak bisa diurus karena faktor lamanya waktu di awal mereka menjelaskan bahwa tidak akan bisa dikejar karena ada batas tenggang waktu sehingga saya tidak perlu mengurus perpindahan data kalau sudah seperti ini saya merasa dipermainkan oleh oknum petugas rumah sakit dan oknum petugas dinas Kesehatan”

Saat hendak mengkonfirmasi kadis kesehatan kabupaten Tangerang, hasilnya nihil karena Kadis tidak berada ditempat namun saat ditanya ada dimana pegawai dinas mengatakan bahwa Kadis sedang ada di luar.
(Tim Investigasi)