Tue. Feb 23rd, 2021

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Bripka Setiabudi, Bhabinkamtibmas Desa Dendang Sinergi Bersama Warga Perbaiki Drainase

2 min read

Beltim, KPK

Curah hujan yang meningkat satu pekan belakangan, menimbulkan ke-khawatiran masyarakat, terutama untuk wilayah yang secara geografis termasuk dataran rendah. Genangan air yang mulai terjadi di beberapa titik wilayah harus cepat di antisipasi dan di tanggulangi agar tidak terjadinya banjir besar.

Seperti yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Dendang, Bripka Setiabudi yang mengajak dan bersinergi dengan Kepala Desa, perangkat Desa dan masyarakat memperbaiki drainase. Perbaikan ini direncanakan akan dilakukan di beberapa titik di Desa Dendang yang diutamakan drainase yang ada di pinggir jalan utama. Hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya luapan air ke jalan raya saat menghadapi situasi musim penghujan seperti saat ini, (Jumat, 15/01/2021).

Kita ketahui bahwa Drainase adalah pembuangan massa air secara alami atau buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Pembuangan ini dapat dilakukan dengan mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Irigasi dan drainase merupakan bagian penting dalam penataan sistem penyediaan air di bidang pertanian maupun tata ruang.

Dalam lingkup rekayasa sipil, drainase dibatasi sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal sesuai dengan kepentingan. Dalam tata ruang, drainase berperan penting untuk mengatur pasokan air demi pencegahan banjir.

Manajemen sampah yang tidak bagus dapat menyebabkan tersumbatnya sistem drainase, yang bisa menyebabkan meluapnya air akibat berkurangnya debit air yang dapat ditampung dan disalurkan oleh drainase.

Pertambahan jumlah penduduk juga menjadi masalah sendiri bagi daya tampung drainase. Meningkatnya jumlah penduduk berarti bertambahnya infrastruktur, yang diiringi oleh bertambahnya jumlah limbah yang dikeluarkan ke lingkungan.

Bukan hanya drainase yang yang mendapatkan perhatian, Bhabinkamtibmas, Kades, perangkat Desa dan masyarakat yang turut bergotong royong juga membersihkan sampah, rumput dan tanah serta pasir yang ada di selokan atau saluran air agar air yang mengalir tidak terjadi sumbatan. dv/adn

TAMRIN