January 26, 2023

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Astaga!!! Kades Mangunlegi Lupa Berapa Anggaran Dana Desa (DD) Yang di Digunakan Untuk Membuat Talud

2 min read

Pati, Koran Penelusuran Kasus (KPK)
www.korankpk.com
Dalam percakapannya dengan awak media, senin 21/02/2022 Kepala Desa (Kades) Mangunlegi Kecamatan Batangan Kabupaten Pati lupa berapa Anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2021 yang digunakan untuk membuat bangunan Talud

Ironis!!! dia mengatakan saat diklarifikasi awak media lewat saluran hand phon lupa berapa jumlah anggaran yang digunakan untuk pembangunan talud di Desanya, ujar Kades, sedangkan awak media yang langsung investigasi dilapangan juga tak memukan papan informasi kegiatan diarea bangunan hingga menjadikan pertanyaan

Sedangkan bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi tahun 2021 sejumlah 100 juta untuk bangunan Drainase, Kepala Desa bilang kalau dikerjakan secara Swakelola, disisi lain pemborong/ atau pihak ke 3 saat diklarifikasi lewat saluran hanpond mengatakan kalau pekerjaan bangunan Talud di Desa Mangunlegi yang mengerjakan pihaknya

Hanya saja menurut pengamatan kami Kepala Desa (Kades) membuat alibi kepada awak media Korankpk saat diklarifikasi, bilang kalau pengerjaannya Swakelola akan tetapi saat pengerjaan Drainase kebetulan bersamaan dengan pekerjaan bangunan Talud, jadi yang sebagian diambilkan tenaga pekerja dari luar, dalih Kades Mangunlegi

Ditempat terpisah aktifis Karyanto S.H, menyayangkan sikap Kepala Desa Mangunlegi, pasalnya menurut dia tidak mungkin seorang Kepala Desa tidak mengetahui Anggran yang dipergunakan untuk pembangunan di Desa, sedangkan selaku penanggung jawab anggaran yang masuk di Desa semua mutlak Kepala Desa

Kami menginformasikan untuk Dinas terkait supaya tidak ada malpraktek yang terindikasi merugikan Keuangan Negara, sekiranya untuk turun ke Desa dan melakukan audit ulang, karena menurut dugaan didalam menjalankan pekerjaan di Desa menggunakan jasa pemborong/atau pihak ke 3, dan sangat mustahil jika Kepala Desa tidak mengetahui besaran anggaran yang dipergunakan, pasalnya sebelum realisasi pekerjaan aja jauh jauh sebelumnya sudah di MUSREN BANGDES duluan, tegasnya (TIM/RED)