KoranKPK.Com – Diduga kurangnya matrial jenis aspal dan latasir aspal yang baru di kerjakan sudah ditumbuhi rumput.
Dengan kurangnya transparansi, pembangunan kelihatan asal jadi dan anggaran yang tidak jelas. Salah satu warga mengatakan bahwa bangunan jalan aspal tersebut di kerjakan pemborong dengan inisial “mrsn”. orang Tempatan sendiri.
Pada waktu itu, kami dari awak media mencoba klarifikasi telpon pak lurah, tapi dengan sengaja pak lurah tidak mau mengangkat telpon maupun w.a. sampai saat ini, untuk meminta keterangan asal sumber dana pekerjaan jalan aspal tersebut.
Mungkinkah dana yang di pakai dana pribadi atau sumber dana yang lain.
Dengan jelas bahwa pemerintahan banyutowo sengaja membodoi warganya sendiri setiap kali ada pekerjaan panpan informasi banyak yang tidak terpasang pungkasnya. (red/media kpk/tim)






