Diduga Kurangnya Pengawasan Proyek Pelebaran Jalan Winong -Sokopuluhan Pati Jadi Sorotan Media dan LSM
1 min read
Pati, Koran Penelusuran Kasus (KPK)
www.korankpk.com
Proyek pelebaran jalan Sukopuluhan – Winong , yang menelan Dana Alokasi Khusus DAK DPU PR Kabupaten Pati TA 2022 hingga mencapai nilai 5.2 Milyar Rupiah lebih, guna meningkatkan sarana dan prasarana (Sarpras) umum yang digarap CV Abadi Makmur, pekerjaannya diduga terkesan asal-asalan, sabtu 28 /05/2022
Adapun target proyek yang terhimpun, meliputi bangunan talud, rabat jalan dan pengaspalan, selain amburadul dalam menempatkan bahan material yang mengganggu pengguna jalan, kwalitas dari matrial terutama pasir juga menggunakan pasir lokal yang diduga tidak sesuai bestek
Dari penelusuran awak media pasir yang dipergunakan adalah pasir lokal berkwalitas rendah, seperti yang dikatakan Yono, “pasir seperti itu jelas nantinya bangunan tidak awet, kemungkinan besar tidak sampai setahun sudah ambrol taludnya, apalagi pasir banyak bercampur dengan rumput dan sampah”, pungkas Yono aktivis LSM Laskar Penjawi yang melihat langsung material jenis pasir tersebut dilokasi
Tambahnya lagi “proyek ini diduga kurang pengawasan dari pihak terkait dan apabila dibiarkan akan banyak proyek yang serupa, maka menurut kami Aparat Penegak Hukum (APH) harus turun tangan untuk menelisik proyek yang dibangun dari uang rakyat ini sesuai specifikasi sehingga bermanfaat bagi warga masyarakat lebih lama lag”. ujar Yono
Dan menurut pantauan kami dilapangan, sebelum pekerjaan proyek ini selesai, maka dalam melakukan pengawasan supaya lebih diperketat, lantaran ini menyangkut fasilitas umum, akses warga masyarakat untuk mengais rejeki, (JN/Tim)