Sun. Mar 7th, 2021

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Diduga BKM Kelurahan Mauk Timur Tidak Jelas Keberadaannya

2 min read

20 – 02 – 2021

Tangerang – KPK Akibat salah pasang pembuangan drainase warga RT 15 RW 02 ngamuk karena pembuangan air selalu bercampur tinja yang mengalir dan tumpah ke halaman rumahnya hal tersebut sangat disesalkan pemilik rumah karena setiap musim penghujan selalu kebanjiran tinja dari aliran drainase yang telah dipasang

Saat dikonfirmasi oleh pihak media pemilik rumah menjelaskan kepada wartawan “saya kesel banget pak kalau cuma air doang mah masih mending lah ini mah bukan air tapi tinja drainase itu bukan berbentuk got saluran air selokan tetapi sudah berbentuk pipa Jadi kalau misalkan air hujan turun itu airnya udah bercampur tinja jadi bau mending kalo keluarnya tidak di depan rumah Jadi udah Mah saya gak dapat bantuan terdampak korona dari pemerintah malah dikirimi tinja Maksudnya apa coba gimana gak kesel saya harapan saya agar pihak pemerintah kelurahan Mauk timur RT 15/02 untuk memperhatikan lingkungan wargaya jangan kesan nya seperti kampung yang tida punya lurah.. Saya perhatikan di Rt.15/02 kp.jaimin ini spert tida punya pemimpin.. Saluran got ajah ngebangunnya seperti itu. Pembuangan bahkan disini saya lihat masih banyak Rumah tida layak huni Pertanyaan nya pada kemana pegawai kelurahan itu sebenarnya

Saat dikonfirmasi wartawan RT 15/02 Memed menuturkan kepada wartawan Sebenarnya pemeliharaan drainase itu ada anggaran dana pemeliharaannya pak tapi entah kenapa anggaran itu tidak pernah turun sebaiknya coba bapak Konfirmasi aja langsung ke kelurahan

Saat wartawan mengkonfirmasi ke kelurahan kebetulan Lurah Mauk Timur sedang tida berada di tempat namun salah se orang staf kelurahan berinisial HDR mengarahkan tim Investigasi untuk mengkonfirmasi ke mantan pengurus BKM yang lama

Saat dikonfirmasi ke wartawan mantan pengurus BKM yang lama kebetulan ketua PD Pasar Mauk saat dimintai konfirmasi Jaenudin selaku Ketua RW 02 menceritakan BKM di sini itu sudah lama tidak berfungsi buku tabungan pun tidak jelas siapa yang pegang mungkin ilang siapa yang pegang saya juga tida tau dan saya akan berusaha mencari sebenarnya siapa yang memegang buku itu agar bisa berfungsi kembali ( Juli/Tim Investigasi )