November 27, 2022

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Bupati Pati Resmikan Wisata Kuliner Kampoeng Bamboe di Desa Sumberan

2 min read

Pati Jateng, Koran Penelusuran Kasus (KPK)
www.korankpk.com
Kamis, 22/09/2022, Bupati Pati Henggar Budi Anggoro” meresmikan Wisata Kuliner Kampoeng Bamboe yang berlokasi di Desa Sumberan, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati

Turut hadir yaitu, Camat Jaken, Kepala Disporapar, Kepala Diskominfo, Kepala Desa Sumberan serta sejumlah pihak terkait yang berpartisipasi pada grand opening tempat wisata tersebut

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro” mengapresiasi apa yang telah diupayakan semaksimal mungkin oleh kepala desa dan camat setempat dalam rangka membangun Kampoeng Bamboe, Ia pun mendukung agar tempat ini ke depan akan menjadi lebih keren dan jauh lebih ramai lagi, tambah nya

Bahkan, usai melihat antusias ribuan warga yang datang bersuka cita dalam rangka tempat wisata baru yang perdana dibuka itu, Henggar” berpesan agar mereka terus memposting hal – hal menarik yang ada di Kampoeng Bamboe ini

Adik – adik tadi pada bikin konten, bikin video, upload terus, share terus, jadi gunakan kekuatan media sosial, Ini dalam rangka memviralkan segala hal yang ada di sini, Karena kalau tidak ada bantuan dari semua yang ada, maka tidak akan menjadi lebih baik,” ucap Bupati” saat sambutan

Henggar” juga mengingatkan kepada Pemerintah Desa setempat maupun pengelola tempat wisata tersebut agar ke depan jauh lebih kreatif, Juga perlu inovasi – inovasi agar tidak membosankan, Bahkan bila perlu, bisa dijadikan lokasi untuk menggelar event

Mungkin bisa lomba seni atau lomba tari, atau bisa festival band atau yang lain. Saya yakin dengan kegiatan itu, kuliner – kuliner yang ada di sini nantinya akan menjadi lebih viral. Mudah – mudahan Kampoeng Bamboe ini dapat menjadi daya tarik wisata”, jelasnya

Henggar menyebut, dalam rangka mengembangkan destinasi wisata di Kabupaten Pati, pemerintah daerah sampai saat ini selalu berupaya mendorong tentang daya tarik wisata melalui obyek – obyek wisata di Pati, yang nantinya bakal menjadi satu – kesatuan. Yaitu antara destinasi wisata yang satu memiliki keterkaitan dengan destinasi wisata yang lain, tutupnya (JN/Red)