February 6, 2023

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Pahami Arti Marka Jalan Demi Keselamatan Ber-Lalu Lintas

2 min read

November 20, 2022 07:45
Pernahkah Anda melihat garis-garis berwarna putih atau kuning di jalan raya wilayah perkotaan?

Garis-garis tersebut memiliki bentuk yang berbeda-beda, lalu garis apakah itu? Apakah garis tersebut sebatas garis tanpa makna? Garis-garis jalan tersebut termasuk ke dalam marka jalan. Marka jalan merupakan suatu tanda yang terdapat di permukaan jalan untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan, baik pengendara atau pejalan kaki.

Seperti halnya dengan rambu-rambu lalu lintas, fungsi dari marka jalan yaitu untuk mengatur lalu lintas dan memperingatkan atau menuntun pengguna jalan ketika sedang berlalu lintas.

Garis-garis berwarna kuning atau putih tersebut memiliki arti atau makna sendiri-sendiri. Sehingga para pengguna jalan tidak bisa seenaknya berkendara di jalan, marka jalan akan membatasi daerah kepentingan lalu lintas sesuai dengan bentuk garisnya. Berikut arti garis putih dan kuning di jalan raya yang perlu diperhatikan:

  1. Marka Utuh
    Makna dari garis utuh tanpa putus ini pengendara tidak boleh melewati garis atau mendahului kendaraan di depan karena akan berisiko tinggi. Sehingga pengendara harus tetap berada di jalurnya masing-masing.
  2. Marka Putus-putus
    Kebalikan dari marka utuh, marka putus-putus ini bermakna pengendara boleh mendahului kendaraan yang ada di depannya dengan tetap fokus memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan.
  3. Marka putus-putus menjelang marka utuh:
    Makna dari marka ini adalah selama pengendara masih berada di marka putus-putus maka pengendara masih diperbolehkan untuk mendahului kendaraan di depannya, namun jika sudah memasuki marka utuh maka sudah tidak diperbolehkan mendahului.
  4. Marka garis ganda: putus-putus dan utuh:
    Dalam marka garis ganda ini terdapat garis putus-putus dan garis utuh yang bersisian. Jika pengendara berada di sisi garis putus-putus maka diperbolehkan untuk berpindah jalur, sedangkan bagi pengendara yang berada di sisi garis utuh maka tidak diperbolehkan melintasi jalur tersebut.
  5. Marka garis ganda: dua garis utuh
    Jika pengendara berada di kedua sisi garis utuh maka pengendara tidak diperbolehkan untuk melintasi marka tersebut dan tidak diperbolehkan mendahului pengendara lainnya.
  6. Marka kuning dan marka putih
    Warna dari marka jalan sendiri ada dua macam, yaitu berwarna kuning dan berwarna putih. Marka berwarna kuning merupakan tanda untuk jalan nasional, sedangkan marka berwarna putih merupakan tanda untuk selain jalan nasional

Jadi, garis-garis yang ada di jalan bukanlah hal yang tak bermakna. Garis-garis tersebut memiliki arti yang harus kita pahami dan penting bagi kita untuk menerapkannya selama kita berkendara. Dengan menerapkan marka jalan maka akan meminimalisir terjadinya kecelakaan, berkendara pun juga terasa lebih aman. Aman untuk kita dan aman untuk pengendara lainnya juga. Berhati-hatilah selama berkendara, kembalilah dalam keadaan baik, dan perhatikan marka jalan yang ada.
Agnia Primasasti