Wed. Oct 14th, 2020

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Dampak Kemarau Petani Beltim Mengharapkan Bantuan Air

1 min read

Belitung Timur, KPK

Tim invistigasi wartawan KPK Pada sabtu 29/9/20 mendapat kabar dari Alizul pemilik lahan pertanian, bahwasannya “lahan pertaniannya kekeringan dan membutuhkan uluran tangan pemerintah”, melalui media ini ia menyampaikan. Dan Kami media Koran Penelusuran Kasus (KPK) turun lapangan dan kroscek ke area / lokasi pertanian milik Alizul alamat Desa Gantung, dan benar adanya, “bahwa lahan/kebunnya kekeringan.

Ironis, Bendungan Pice Kecil, dibangun adalah untuk mengatur lancarnya sumber air ke Masyarakat yang membutuhkan air buat kelancaran usaha yang bergerak di bidang pertanian dan perkebunan, tapi sayang, drainase Air Cuma Berfungsi waktu Musim Hujan, sedangkan pada Musim kemarau ini, kami sebagai Petani Sangat Membutuhkan Air Untuk Kelancaran Usaha kami yang hidup sebagai Petani.

Aizul mengatakan Saya sebagai Petani ini dimulai tahun 1986 sampai sekarang. Harapannya Kepada Pemerintah, kami sebagai Petani ini Sangat Membutuhkan Air, Biar Maksimal, ucap petani Aizul desa Gantung Beltim.

Harapan para petani, agar pemerintah dapat menciptakan bagaimana caranya air dapat memnuhi kebutuhan lahan tani dan kebun.
Berdasarkan hasil penelusuran dan konfirmasi dari saudara Alizul (pemilik lahan), sangat disayangkan Drenase yang ada, pengaturan Air kelokasi perkebunan-nya kurang Maksimal, alias Tidak Lancar. Mohon perhatiannya dari pihak pemerintah terkait. (TAMRIN)

Lokasi Danau Nujaw Gantung Beltim.
Sabtu 19 September 2020