September 24, 2023

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Realisasi Pengecoran Redmix Jalan Dusun Wonoboyo Oleh Pemdes Sriwedari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi

2 min read

Pemdes Sriwedari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Realisasikan Pengecoran Redmix Jalan Dusun Wonoboyo Rt. 02 Rw. 03 Dengan Volume 172 M X 3 M X 10 Cm. Menelan Anggaran Dana Sebesar Rp. 95.100.000; Dari Dana Desa (DD) Tahun 2023

Koran Penelusuran Kasus,- Ngawi – Pemerintah Desa Sriwedari Dusun Wonoboyo Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi untuk Meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Pemerintahan Desa (Pemdes) Sriwedari melakukan pembangunan infrastuktur jalan dengan realisasikan pembangunan Cor Redimik ruas jalan di Dusun Wonoboyo Rt. 02 Rw. 03,

Ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) menjelaskan bahwa “pembangunan pavingisasi jalan tersebut berada di ruas jalan dusun Wonoboyo dengan volume 172m X 3M, dengan tebal 10 cm. Menghabiskan Anggaran Dana sebesar Rp. 95.100.000;

Alhamdulillah dapat terlaksana berkat adanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES), yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA. 2023.

“Pembangunan tersebut mendapat respon baik dari masyarakat sekitar, dikarenakan dapat memperlancar aktivitas perekonomian warga khususnya dusun wonoboyo” imbuh Ketua TPK Desa Sriwedari Kepala desa Sriwedari (Toni Norman) mengatakan pembangunan infrastuktur jalan desa dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat karena jalan lingkungan merupakan salah satu kebutuhan untuk mobilitas masyarakat.

Kepala Desa Sriwedari, “Toni Norman.” mengatakan “proyek pembangunan cor redmix jalan yang dikerjakan ini, dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan pekerja masyarakat wilayah dusun Wonoboyo. Berdasarkan pemantuan dilokasi, Kegiatan Pengecoran redmix jalan berjalan lancar, kualitas Pengecoran sesuai dengan rab dan hasil yang sudah dianggarkan.

Diharapkan dengan adanya Pengecoran redmix jalan ini dapat memajukan Desa Sriwedari khususnya dusun Wonoboyo dan juga membantu akses perjalanan masyarakat terutama pekebun yang membawa hasil panen agar tidak ada hambatan seperti sebelumnya, pungkas “Toni Norman” (Kepala Desa Sriwedari).

(Hadi, kpk).

About Author