www.korankpk.com – MALANG – Andre Hariyanto resmi dinyatakan kompeten pada jenjang Wartawan Muda setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Harian Kompas melalui PT Kompas Media Nusantara di Surabaya, Jawa Timur.
Pengakuan kompetensi tersebut tertuang dalam Sertifikat Kompetensi yang diterbitkan pada 30 Oktober 2026 di Jakarta, dengan nomor registrasi: 166272-Kompas/Wda/DP/IX/2026/24/05/93.
Berdasarkan isi sertifikat, Andre Hariyanto dinyatakan KOMPETEN pada jenjang kompetensi Wartawan Muda berdasarkan hasil UKW yang diselenggarakan Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Penetapan tersebut mengacu pada Peraturan Dewan Pers Nomor 03/Peraturan-DP/XI/2023 tentang Standar Kompetensi Wartawan.
Selain memperoleh sertifikat kompetensi, Andre juga mendapatkan Kartu Wartawan Muda yang mencantumkan identitas serta nomor registrasi kompetensinya. Dokumen tersebut dilengkapi kode QR untuk mendukung pemeriksaan dan verifikasi informasi.
Dalam sertifikat tercantum identitas Andre Hariyanto, yang lahir di Mojokerto pada 24 Mei 1993. Sertifikat tersebut ditandatangani oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, dan Ketua Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara), Marcellus Hernowo.
Andre Hariyanto Sampaikan Rasa Syukur
Menanggapi pencapaian tersebut, Andre Hariyanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan serta proses pengembangan kompetensinya di bidang jurnalistik.
“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian ini. Bagi saya, memperoleh Sertifikat Kompetensi Wartawan pada jenjang Wartawan Muda bukan sekadar mendapatkan pengakuan secara administratif, tetapi juga menjadi amanah dan tanggung jawab untuk terus belajar, menjaga integritas, serta meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Andre Hariyanto, Founder Yayasan Suara Utama Indonesia dalam pernyataan Sabtu (7/11/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Harian Kompas, PT Kompas Media Nusantara, Dewan Pers, Google, para penguji, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan UKW tersebut.
Menurut Andre, kompetensi wartawan harus menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berdasarkan fakta, berimbang, akurat, serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.
“Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Saya menyadari bahwa menjadi wartawan bukan hanya tentang menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga kebenaran, independensi, serta kepercayaan publik,” tambahnya.
Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis di Indonesia
Sebagai Penggerak sekaligus penggerak AR Learning Center, Andre berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran redaksi, redaktur, jurnalis, dan wartawan di berbagai daerah untuk terus mengembangkan kemampuan serta meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik maupun Uji Kompetensi Wartawan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pers merupakan bagian penting dalam membangun media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, setiap wartawan perlu terus mengasah kemampuan jurnalistik, memahami regulasi pers, menerapkan kode etik, melakukan verifikasi informasi, serta menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks.
“Harapan saya, rekan-rekan jurnalis dan wartawan di seluruh Indonesia juga dapat mengikuti jejak ini. Mari bersama-sama meningkatkan kompetensi, memperkuat profesionalitas, dan menghadirkan karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya sebagaimana kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Google pada 18 – 19 September 2026 bulan lalu.
Pencapaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kompetensi wartawan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan bagian dari perjalanan panjang untuk menjaga kualitas pers dan membangun kepercayaan masyarakat melalui informasi yang benar, akurat, dan bertanggung jawab.
(Yohanes korankpk)






