Mon. Apr 12th, 2021

KORAN KPK

Membangun Moral Bangsa

Diduga Tidak Transparan Empat Peserta Calon Perangkat Desa (Kadus Kayon) Gugat Panitia

2 min read

Pati, KPK

Pengisian kekosongan Perangkat Desa Plosorejo Pucakwangi Kabupaten Pati, kini menjadi perbincangan hangat dimasyarakat.

Pasalnya, kini para peserta yang mengikuti ujian dalam merebutkan 1 lowongan kekosongan kursi perangkat desa yaitu (Kadus Kayon) mengajukan gugatan kepanitia karna diduga kurang transparasi dalam memberikan penilaian

Ditemui awak media team Koran Penelusuran Kasus (KPK) dan LSM Libas ketika dimintai keterangan tentang pengajuan gugatan ke 4 dari peserta tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sangat kecewa dengan penilaian para juri panitia lanjutnya

Karna ketika saya meminta rekapan hasil test ujian kami ke panitia tidak dikasih, apakah ini yang dinamakan ketransparanan diungkapkan dengan nada yang sangat kecewa, ini justru membuat kami bertanya tanya dan janggal serta tidak puas dengan mengikuti ujian tersebut, padahal ada 6 peserta yang ikut merebutkan lowongan perangkat ini, akan tetapi kenapa hanya 2 peserta yang mendapatkan nilai, sedangkan kami yang dari 4 perserta tidak dapat nilai sama sekali (alias 0) padahal kami mengerjakan soal ujian yang diberikan oleh panitia penyelenggara ke kami tuturnya

Pokoknya kami akan berjuang untuk mengetahui hasil rekapan test ujian yang sudah kami kerjakan, tidak perduli hasilnya kalah ataupun menang yang penting kami tau hasil yang sesungguhnya yang sudah kami kerjakan, kini upaya dari kami para peserta ujian tertulis serta penyaringan desa plosorejo kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati mengajukan gugatan, dan berharap gugatan kami ini dikabulkan oleh pihak pihak yang terkait, supaya mengetahui hasil yang sebenarnya tegasnya

Menyikapi hal tersebut dari Lembaga Lsm Libas angkat bicara tentang apa yang sedang terjadi dipengisian perangkat desa plosorejo kecamatan pucakwangi kabupaten pati. bahwasannya ia akan terus mengawal para peserta yang menggunakan hak nya untuk mengajukan gugatan sampai mengetahui hasil yang sebenarnya (TIM KPK)